"Sesungguhnya dalam diri manusia itu ada seketul daging. Jika daging itu baik, maka baiklah seluruh anggotanya tetapi seandainya daging itu rosak dan kotor, maka kotor dan rosaklah seluruh anggota badan. Daging yang dimaksudkan itu adalah hati"
(Riwayat Bukhari dan Muslim daripada Nu'man bin Basyir)

Inilah gaya aku menulis tentang hidup, menulis bukan kerna nama, tapi kerna rasa.

17 August, 2012

9 MIMPI NABI MUHAMMAD SAW


Daripada Abdul Rahman Bin Samurah ra berkata, Nabi Muhammad saw bersabda:

"Sesungguhnya aku telah mengalami mimpi-mimpi yang menakjubkan pada malam aku sebelum di Israqkan........"

1. Aku telah melihat seorang dari umatku telah di datang oleh malaikatul maut dengan keadaan yg amat mengerunkan untuk mengambil nyawanya,maka malaikat itu terhalang perbuatannya itu disebabkan oleh KETAATAN DAN KEPATUHANNYA KEPADA KEDUA IBUBAPANYA.

2. Aku melihat seorang dari umatku telah disediakan azab kubur yang amat menyiksakan, diselamatkan oleh berkat WUDUKNYA YANG SEMPURNA.

3. Aku melihat seorang dari umatku sedang dikerumuni oleh syaitan-syaitan dan iblis-iblis lakhnatullah, maka ia diselamatkan dengan berkat ZIKIRNYA YANG TULUS IKHLAS kepada Allah.

4. Aku melihat bagaimana umatku diseret dengan rantai yang diperbuat daripada api neraka jahanam yang dimasukkan dari mulut dan dikeluarkan rantai tersebut ke duburnya oleh malaikut Ahzab,tetapi SOLATNYA YANG KHUSUK DAN TIDAK MENUNJUK-NUNJUK telah melepaskannya dari seksaan itu.

5. Aku melihat umatku ditimpa dahaga yang amat berat, setiap kali dia mendatangi satu telaga di halang dari meminumnya,ketika itu datanglah pahala PUASANYA YANG IKHLAS KEPADA ALLAH SWT memberi minum hingga ia merasa puas.

6. Aku melihat umatku cuba untuk mendekati kumpulan para nabi yang sedang duduk berkumpulan-kumpulan, setiap kali dia datang dia akan diusir, maka menjelmalah MANDI JUNUB DENGAN RUKUN YANG SEMPURNANYA sambil ke kumpulanku seraya duduk disebelahku.

7. Aku melihat seorang dari umatku berada di dalam keadan gelap gelita di sekelilingnya, sedangkan dia sendiri di dalam keadaan binggung, maka datanglah pahala HAJI DAN UMRAHNYA YANG IKHLAS KEPADA ALLAH SWT lalu mengeluarkannya dari kegelapan kepada tempat yang terang-benderang.

8. Aku melihat umatku cuba berbicara dengan golongan orang mukmin tetapi mereka tidak pun membalas bicaranya,maka menjelmalah SIFAT SILATURRAHIMNYA DAN TIDAK SUKA BERMUSUH-MUSUHAN SESAMA UMATKU lalu menyeru kepada mereka agar menyambut bicaranya,lalu berbicara mereka dengannya.

9. Aku melihat umatku sedang menepis-nepis percikan api ke mukanya, maka segeralah menjelma pahala SEDEKAHNYA YANG IKHLAS KERANA ALLAH SWT lalu menabir muka dan kepalanya dari bahaya api tersebut.


BERSABDA RASULULLAH SAW: "SAMPAIKANLAH PESANANKU KEPADA UMATKU
YANG LAIN WALAUPUN DENGAN SEPOTONG AYAT"

01 August, 2012

KETIKA HATI SEORANG MUSLIMAH TERLUKA..


Ketika hati seorang muslimah terluka,
ia akan menghapus air mata nya dengan imannya
 
Ketika hati seorang muslimah terluka,
ia akan menguatkan hatinya dengan ilmunya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
hati-hari nya akan ia penuhi dengan semangat perubahan lebih baik pada dirinya
Ketika hati seorang muslimah terluka,
ia menari dalam do’a permohonan ampunnya terhadap Tuhannya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
wajah kusutnya tetap terlihat indah bagi dunia

Ketika hati seorang muslimah terluka,
bibir merahnya menyimpulkan senyuman untuk hidupnya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
matanya basah oleh lembutnya hatinya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
dunia nya terasa akan berlanjut dan ia harus tegar
Ketika hati seorang muslimah terluka,
jiwa lembutnya sampaikan ketenangan pada hati kecilnya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
akal dan hatinya hadir untuk menanti kesadarannya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
tangannya ia pergunakan seperti kebiasaannya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
tak akan ada perubahan dalam dirinya oleh hal-hal yang tidak berguna

Ketika hati seorang muslimah terluka,
ia gunakan kesadarannya tuk menjaga perasaan orang sekitarnya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
air matanya dijadikan do’a untuk keselamatan orang yang melukainya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
jari-jemarinya bergerak untuk tetap menolong orang lain tanpa beban di hatinya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
hidupnya tetap menjadi kebahagiaan bagi orang sekitarnya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
jalan panjang didepan matanya tetap diharunginya

Ketika hati seorang muslimah terluka,
kepercayaan dirinya tetap tak akan luluh

Ketika hati seorang muslimah terluka, ia dan dirinya
TETAP MENJADI MUSLIMAH…
TETAP MENJADI WANITA SOLEHAH…
TETAP MENJADI WANITA YANG TERHORMAT…
 TETAP MENJADI HAMBA ALLAH YANG MAHA AGUNG…

" Yaa Rabbi sudilah pandang daku ,Terangi jalan gelap ini, Jangan biarkan daku terus sendiri, Mencari mendaki jalan berduri… "

30 July, 2012

Why people had to leave?

The question was a personal, as for me it seemed that everything happen shall have meaning.
I was one to get attached.

Ever since I was a child, this temperament was clear. While other children in preschool could easily recover once their parents left, I could not. 

My tears, once set in motion, did not stop easily. As I grew up, I learned to become attached to everything around me. From the time I was in first grade, I needed a best friend. As I got older, any fall-out with a friend shattered me. I couldn’t let go of anything. 

People, places, events, moments even outcomes became objects of strong attachment. If things didn’t work out the way I wanted or imagined they should, I was devastated. And disappointment for me wasn’t an ordinary emotion. 

Once let down, I never fully recovered. I could never forget, and the break never ended. Like a glass vase that you place on the edge of a table, once broken, the pieces never been fit again..

I was dependent on my relationships to fulfill my needs. I allowed them to define my happiness or my sadness. I set myself up to be broken into pieces. 

And that’s exactly what I found: one disappointment, one break after another.
Our weight was only meant to be carried by God. We are told in the Quran: “…whoever rejects evil and believes in God hath grasped the most trustworthy hand-hold, that never breaks. And God hears and knows all things.” (Qur’an 2: 256)

I spent much of my own life: seeking a way to fill my inner void. It was a question about loss, about disappointment. It was a question about being let down. A question about seeking something and coming back empty handed.

We must also realize that nothing happens without a purpose.
Not even broken hearts.
Not even pain.
That broken heart and that pain are lessons and signs for us.
They are warnings that something is wrong. 
They are warnings that we need to make a change.

19 June, 2012

Relationship of Marriage and Abusing Wife in Islam


Islam constitutes rights for woman as it does for men. This fairness is clearly stated in the Qur’an al-karim.

(Surah Al-Baqarah Ayah 228) This glorious Ayah indicates that men are bound to rights and duties, which they have to give to woman, as woman are bound to rights and duties, which they have to give to men.
The husband is the leader of the household affairs and the only person held responsible for supporting his wife and children with adequate food, clothing and shelter, and for providing them with the security necessary in life.
The wife is not obligated to share in the financial support of the family or her self. By their characteristics, men are made to fit their position of authority and responsibility with the many characteristics that Allahu ta’ala the Creator has bestowed upon them.
In the noble principles of Islam, the wife is entitled to certain rights from her husband. This is indicated in Surat Al-Baqara, Ayah 233.
The first of these obligations is for the husband to give moderate financial support to his wife and dependants, from his lawfully earned income. This includes providing adequate food, clothing and a suitable home.
In his Hadith the prophet forbids the husband from abusing his wife in any way or form. For example hitting her on the face is forbidden.
The husband is not permitted to verbally abuse his wife in any way, such as swearing at her or her parents and kin, cursing her or them, or saying such words as ‘May Allah make repulsive’ and the like.




Tanggungjawab Isteri

  1.  Nabi s.a.w. bersabda yang bermaksud " Sesiapa sahaja isteri yang meninggal dunia sedang suaminya redha terhadap pemergiannya maka ia akan masuk syurga".
  2. Nabi s.a.w. bersabda yang bermaksud " Apabila seorang isteri telah mendirikan solat 5 waktu dan berpuasa di bulan ramadhan dan memelihara kehormatannya dan mentaati suaminya maka diucapkan kepadanya masuklah syurga dari mana-mana pintu syurga yang kamu kehendaki"
  3. Seorang perempuan datang ke hadapan Nabi s.a.w. lalu berkata " Wahai Rasulullah s.a.w., saya adalah wakil kaum wanita untuk menghadap tuan. Berperang itu diwajibkan oleh Allah swt hanya atas kaum lelaki, jika mereka terluka maka mendapat pahala dan kalau terbunuh maka mereka adalah tetap hidup di sisi Allah swt, dan dicukupkan rezeki (dengan buah-buahan syurga). Dan kami kaum wanita selalu melakukan kewajipan terhadap mereka (iaitu melayani mereka dan membantu keperluan mereka) maka apakah kami boleh ikut memperolehi pahala berperang itu?" Maka Rasulullah s.a.w. bersabda yang bermaksud " Sampaikanlah kepada wanita-wanita yang kamu jumpa bahawa taat kepada suami dengan penuh kesedaran maka pahalanya seimbang dengan pahala perang membela agama Allah swt, tetapi sedikit sekali daripada kamu sekalian yang menjalankannya"
  4. Wajib bagi seorang isteri
  5. Diceritakan dari Rasulullah s.a.w. bahawa baginda bersabda maksudnya: "Sesungguhnya semua burung di udara, ikan-ikan di air dan malaikat di langit meminta ampun untuk seorang isteri yang berbakti kepada suaminya dan sentiasa dalam keredhaan suaminya. 
  6. Dan sesiapa sahaja di kalangan isteri yang tidak berbakti kepada suaminya maka ia mendapat laknat dari Allah swt dan malaikat serta semua manusia.
  7. Sesiapa sahaja di kalangan isteri yang bermasam muka di hadapan suaminya maka ia dalam kemurkaan Allah swt sehingga ia dapat membuat suasana yang menggembirakan suaminya dan mohon kerelaannya. 
  8. A'isya r.a. berkata: "Wahai kaum wanita, seandainya kamu mengerti kewajipan dirimu terhadap suamimu tentu seorang isteri akan menyapu debu dari kedua telapak kaki suaminya dengan mukanya."
      Rasulullah s.a.w. bersabda maksudnya "Jika seorang isteri berkata kepada suaminya 'tidak pernah aku melihat kebajikanmu sama sekali' maka hancur leburlah pahala amal kebajikannya." 
  9. Nabi s.a.w. bersabda " Sesiapa isteri yang meminta cerai daripada suaminya tanpa sebab-sebab yang sangat diperlukan maka haramlah bau syurga ke atasnya."
  10. Hadith Nabi s.a.w. "Sesungguhnya Allah swt tidak melihat kepada seorang isteri yang tidak bersyukur kepada suaminya. 
  11. Nabi s.a.w. bersabda maksudnya "Urusan pertama yang ditanyakan kepada isteri pada hari qiamat nanti ialah mengenai solatnya dan mengenai urusan suaminya (apakah menjalankan kewajipannya terhadap suaminya atau tidak)"
  12. Nabi s.a.w. bersabda bermaksud: " 4 perempuan yang berada di neraka ialah
    Perempuan yang kotor mulutnya terhadap suaminya; suaminya tiada di rumah dia tidak menjaga dirinya dan jika suaminya bersamanya ia mengherdiknya. 
  13. Perempuan yang memaksa suaminya untuk memberi apa yang di luar kemampuan si suami.
    Perempuan yang tidak mempunyai tujuan hidup kecuali makan, minum dan tidur dan ia enggan berbakti kepada Allah swt dan enggan berbakti kepada sumainya ( seorang isteri yang bersifat begini akan dilaknati Allah swt kecuali bertaubat) 
  14. Wanita yang tidak menutupi dirinya dari kaum lelaki dan keluar rumah dengan menampakkan perhiasannya dan memperlihakan kecantikannya (untuk menarik kaum lelaki).
    Al-Hakim bercerita bahawa seorang perempuan berkata kepada Nabi s.a.w. "Sesungguhnya putera bapa saudaraku melamarku, oleh itu berilah peringatan kepadaku tentang kewajipan seorang isteri terhadap suaminya, kalau kebajikan itu sesuatu yang mampu aku jalankan, maka aku bersedia dikahwinkan." Maka baginda bersabda: " Andainya mengalir darah dan nanah dari kedua lubang hidung suaminya lalu dia (isteri) menjilatnya maka itupun belum dianggap menjalankan kewajipannya terhadap suaminya. 
  15. Sekiranya diperbolehkan untuk manusia bersujud kepada manusia lain, nescaya daku perintahkan para isteri sujud di kaki suami mereka". Berkatalah perempuan itu, " Demi Tuhan yang mengutuskan tuan, aku tidak akan berkahwin selama dunia ini masih ada." 
  16. Seorang isteri hendaklah menyedari bahwa seorang suami bagi isteri adalah bagaikan ayah bagi seorang anak kerana taatnya seorang anak kepada ayahnya dan memohon keredhaannya adalah wajib. 
  17. Seorang suami pula tidak wajib mentaati isteri. 
  18. Menjadi pendorong serta penasihat dalam hal-hal agama serta kebajikan. 
  19. Memahami hal-hal yang digemari dan yang dibenci oleh suami.
  20. Segala tingkah laku dan perbuatannya hendaklah menyenangkan hati suami.                     
  21. Sentiasa menambahkan ilmu agamanya serta amalannya dengan apa cara sekalipun seperti dengan membaca serta mengikut majlis-majlis agama.             
  22. Demi cinta terhadap suaminya, seorang isteri akan melakukan khidmat dan bakti kepada suaminya dari sebesar-besar perkara sehinggalah kepada yang sekecil-kecilnya seperti mengerat kuku, memotong misai dan meminyakkan rambut suami.                   
  23. Rasulullah s.a.w. pernah bersabda kepada Siti Fatimah r.a.: " Ya Fatimah, apabila seorang wanita meminyakkan rambut dan janggut suaminya, memotong misai dan mengerat kukunya maka Allah swt akan memberinya minum dari air syurga yang mengalir di sungai-sungainya dan dijadikan kuburnya menjadi sebuah taman yang indah dari taman-taman syurga."
  24. Sentiasa menyediakan air di sisi suami. Selama ia berbuat demikian, selama itulah ia didoakan keampunan oleh para malaikat. Dikatakan sekiranya isteri membawakan air kepada suaminya dengan senyuman maka ia mendapat pahala amalan puasa sunat satu tahun. 
  25. Memasak mengikut kesukaan atau selera suami. 
  26. Menampal baju atau pakaian suami yang koyak.
  27. Siapkan barang-barang keperluannya seperti sikat, celak, miswak, cermin dan minyak wangi di dalam satu bekas (sunnah).
  28. Ikut kemahuan suami dalam masa bergurau senda, memicit, mengipas dan sebagainya.
     

Surah Ibrahim / سُÙˆۡرَØ©ُ إبراهیم

Surah Ibrahim Ayat 7


Terjemahan Dalam Bahasa Inggeris
Tafsiran Abdullah Yusuf Ali 
> And remember! your Lord caused to be declared (publicly): "If ye are grateful, I will add more (favours) unto you But if ye show ingratitude, truly My punishment is terrible indeed."

Terjemahan Dalam Bahasa Malaysia
Tafsiran Ar-Rahman

 > Dan (ingatlah) tatakala Tuhan kamu memberitahu: "Demi sesungguhnya! Jika kamu bersyukur nescaya Aku akan tambahi nikmatKu kepada kamu, dan demi sesungguhnya, jika kamu kufur ingkar sesungguhnya azabKu amatlah keras".