(Riwayat Bukhari dan Muslim daripada Nu'man bin Basyir)
Inilah gaya aku menulis tentang hidup, menulis bukan kerna nama, tapi kerna rasa.
23 November, 2013
SEBELUM TIDUR
Rukun iman dalam agama islam ada 6
- Malaikat Jibril
- Malaikat Mikail
- Malaikat Israfil
- Malaikat Izrail
- Malaikat Munkar
- Malaikat Nakir
- Malaikat Raqib
- Malaikat Atid
- Malaikat Malik
- Malaikat Ridwan
Bacaan Doa Selepas Azan
Ati saiyidana Muhammadanil wasilata wal fadhilah.
Wassyarafa waddarajatal 'aliatar rafi'ah.Wab'athhul maqamal mahmudal lazi wa'adtah.
Innaka laatukhliful mi'ad.
22 November, 2013
Pengertian Taubat
13 August, 2013
Keutamaan Puasa 6 hari di bulan syawal
Abu Ayyub Al-Anshari radhiyallahu ‘anhu meriwayatkan, Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :“Barangsiapa berpuasa penuh di bulan Ramadhan lalu menyambungnya dengan (puasa) enam hari di bulan Syawal, maka (pahalanya) seperti ia berpuasa selama satu tahun."
(HR. Muslim)Imam Ahmad dan An-Nasa’i, meriwayatkan dari Tsauban, Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :“Puasa Ramadhan (ganjarannya) sebanding dengan (puasa) sepuluh bulan, sedangkan puasa enam hari (di bulan Syawal, pahalanya) sebanding dengan (puasa) dua bulan, maka itulah bagaikan berpuasa selama setahun penuh.”
(Hadits riwayat Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban dalam “Shahih” mereka)Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam bersabda :“Barangsiapa berpuasa Ramadham lantas disambung dengan enam hari di bulan Syawal, maka ia bagaikan telah berpuasa selama setahun.”
(HR. Al-Bazzar) (Al Mundziri berkata : “Salah satu sanad yang beliau miliki adalah shahih”)Pahala puasa Ramadhan yang dilanjutkan dengan puasa enam hari di bulan Syawal menyamai pahala puasa satu tahun penuh, karena setiap hasanah (kebaikan) diganjar sepuluh kali lipatnya, sebagaimana telah disinggung dalam hadits Tsauban di muka.
Membiasakan puasa setelah Ramadhan memiliki banyak manfaat, di antaranya :
1. Puasa enam hari di buian Syawal setelah Ramadhan, merupakan pelengkap dan penyempurna pahala dari puasa setahun penuh.
2. Puasa Syawal dan Sya’ban bagaikan shalat sunnah rawatib, berfungsi sebagai penyempurna dari kekurangan, karena pada hari Kiamat nanti perbuatan-perbuatan fardhu akan disempurnakan (dilengkapi) dengan perbuatan-perbuatan sunnah.Sebagaimana keterangan yang datang dari Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam di berbagai riwayat. Mayoritas puasa fardhu yang dilakukan kaum muslimin memiliki kekurangan dan ketidak sempurnaan, maka hal itu membutuhkan sesuatu yang menutupi dan menyempurnakannya.
3. Membiasakan puasa setelah Ramadhan menandakan diterimanya puasa Ramadhan, karena apabila Allah Ta’ala menerima amal seorang hamba, pasti Dia menolongnya dalam meningkatkan perbuatan baik setelahnya.
Sebagian orang bijak mengatakan : “Pahala amal kebaikan adalah kebaikan yang ada sesudahnya.”Oleh karena itu barangsiapa mengerjakan kebaikan kemudian melanjutkannya dengan kebaikan lain, maka hal itu merupakan tanda atas terkabulnya amal pertama.Demikian pula sebaliknya, jika seseorang melakukan suatu kebaikan lalu diikuti dengan yang buruk maka hal itu merupakan tanda tertolaknya amal yang pertama.
4. Puasa Ramadhan -sebagaimana disebutkan di muka- dapat mendatangkan maghfirah atas dosa-dosa masa lalu. Orang yang berpuasa Ramadhan akan mendapatkan pahalanya pada hari Raya ldul Fitri yang merupakan hari pembagian hadiah, maka membiasakan puasa setelah Idul Fitri merupakan bentuk rasa syukur atas nikmat ini.Dan sungguh tak ada nikmat yang lebih agung dari pengampunan dosa-dosa. Oleh karena itu termasuk sebagian ungkapan rasa syukur seorang hamba atas pertolongan dan ampunan yang telah dianugerahkan kepadanya adalah dengan berpuasa setelah Ramadhan.Tetapi jika ia malah menggantinya dengan perbuatan maksiat maka ia termasuk kelompok orang yang membalas kenikmatan dengan kekufuran.
Apabila ia berniat pada saat melakukan puasa untuk kembali melakukan maksiat lagi, maka puasanya tidak akan terkabul, ia bagaikan orang yang membangun sebuah bangunan megah lantas menghancurkannya kembali.Allah Subhanahu Wa Ta’ala berfirman (artinya) : “Dan janganlah kamu seperti seorang perempuan yang menguraikan benangnya yang sudah dipintal dengan kuat menjadi cerai berai kembali.“ (QS. An-Nahl : 92)
5. Dan di antara manfaat puasa enam hari bulan Syawal adalah amal-amal yang dikerjakan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Tuhannya pada bulan Ramadhan tidak terputus dengan berlalunya bulan mulia ini, selama ia masih hidup.
Orang yang setelah Ramadhan berpuasa bagaikan orang yang cepat-cepat kembali dari pelariannya, yakni orang yang baru lari dari peperangan fi sabilillah lantas kembali lagi.Sebab tidak sedikit manusia yang berbahagia dengan berlalunya Ramadhan sebab mereka merasa berat, jenuh dan lama berpuasa Ramadhan.Barangsiapa merasa demikian maka sulit baginya untuk bersegera kembali melaksanakan puasa, padahal orang yang bersegera kembali melaksanakan puasa setelah Idul Fitri merupakan bukti kecintaannya terhadap ibadah puasa, ia tidak merasa bosan dan berat apalagi benci.
Seorang Ulama salaf ditanya tentang kaum yang bersungguh-sungguh dalam ibadahnya pada bulan Ramadhan tetapi jika Ramadhan berlalu mereka tidak bersungguh-sungguh lagi, beliau berkomentar :“Seburuk-buruk kaum adalah yang tidak mengenal Allah secara benar kecuali di bulan Ramadhan saja, padahal orang shalih adalah yang beribadah dengan sungguh-sunggguh di sepanjang tahun.”Oleh karena itu sebaiknya orang yang memiliki hutang puasa Ramadhan memulai membayarnya di bulan Syawal, karena hal itu mempercepat proses pembebasan dirinya dari tanggungan hutangnya.Kemudian dilanjutkan dengan enam hari puasa Syawal, dengan demikian ia telah melakukan puasa Ramadhan dan mengikutinya dengan enam hari di bulan Syawal.
Ketahuilah, amal perbuatan seorang mukmin itu tidak ada batasnya hingga maut menjemputnya.Allah Ta’ala berfirman (artinya) : “Dan sembahlah Tuhanmu sampai datang kepadamu yang diyakini (ajal).” (QS. Al-Hijr : 99) (Lihat Latahiful Maarif, oleh Ibnu Rajab, hlm. 232-236)Dan perlu diingat pula bahwa shalat-shalat dan puasa sunnah serta sedekah yang dipergunakan seorang hamba untuk mendekatkan diri kepada Allah Ta’ala pada bulan Ramadhan adalah disyari’atkan sepanjang tahun, karena hal itu mengandung berbagai macam manfaat, di antaranya ;ia sebagai pelengkap dari kekurangan yang terdapat pada fardhu, merupakan salah satu faktor yang mendatangkan mahabbah (kecintaan) Allah kepada hamba-Nya, sebab terkabulnya doa, demikian pula sebagai sebab dihapusnya dosa dan dilipatgandakannya pahala kebaikan dan ditinggikannya kedudukan.Puasa enam hari bulan Syawal selepas mengerjakan puasa wajib bulan Ramadhan adalah amalan sunnat yang dianjurkan bukan wajib.
Seorang muslim dianjurkan mengerjakan puasa enam hari bulan Syawal.Banyak sekali keutamaan dan pahala yang besar bagi puasa ini. Oleh karena itu mari kita lanjutkan puasa 6 hari di bulan syawal.....
Demikianlah postingan tentang Keutamaan Puasa 6 hari di bulan syawal, kurang lebih dan salah khilaf nya kami mohon ma'af.Wallahu a'lam bish-shawab...!!
31 July, 2013
Nearly August baby!
Counting days to on! Alhamdulillah..
Rezeki bulan ramadhan I tak putus2..Alhamdulillah Ya Allah atas segala kurniaan mu...aku bersyukur Ya Allah...
21 July, 2013
Tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah.
Imam Muslim rahimahullah meriwayatkan di dalam Shahihnya:
Zuhair bin Harb menuturkan kepadaku demikian juga Muhammad bin al-Mutsanna. Mereka semua menuturkan dari Yahya al-Qaththan.
Zuhair mengatakan, Yahya bin Sa’id menuturkan kepada kami dari Ubaidillah. Dia berkata, Khubaib bin Abdurrahman mengabarkan kepadaku dari Hafsh bin ‘Ashim dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu dari
Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam, beliau bersabda,
“Ada tujuh golongan yang akan mendapatkan naungan Allah pada hari di saat tidak ada naungan kecuali naungan-Nya.
(1) Seorang pemimpin yang adil,
(2) Seorang pemuda yang tumbuh dalam ketekunan beribadah kepada Allah,
(3) Seorang lelaki yang hatinya selalu bergantung di masjid, (memakmurkan masjid)
(4) Dua orang lelaki yang saling mencintai karena Allah, bertemu dan berpisah karena-Nya,(maksudnya adalah: bersahabat karena Allah)
(5) Seorang lelaki yang diajak berzina oleh seorang perempuan cantik lagi berkedudukan namun mengatakan, ‘Aku merasa takut kepada Allah’
(6) Seorang yang bersedekah dengan sembunyi-sembunyi ’sampai-sampai tangan kirinya tidak mengerti apa yang diinfakkan oleh tangan kanannya.
(7) Dan juga seorang yang mengingat Allah di saat sendirian hingga kedua matanya mengalirkan air mata.”
(Hadits ini juga diriwayatkan oleh Bukhari dalam Kitab az-Zakah dengan judul bab ‘Shadaqah dengan tangan kanan’. Diterjemahkan secara bebas dari as-Shahih al-Musnad min Adzkar al-Yaum wa al-Lailah, Syaikh Musthofa al-Adawi, hal. 12-13)
14 July, 2013
10 permintaan iblis laknatullah..
Ceritanya Rasulullah sedang berbicara kepada iblis dan bertanya apa saja permintaan iblis yang sampai saat ini dikabulkan Allah SWT.
Ada 10 permintaan iblis yang dikabulkan Allah ..
Apa saja?
Nabi Muhammad : Berapa hal yang kau pinta dari Tuhanmu?
Syetan : 10 macam
Nabi muhammad : Apa saja?
Syaitan :1. Aku minta agar Allah membiarkan aku berbagi dalam harta dan anak manusia, Allah mengizinkan.
Allah berfirman : “Berbagilah dengan manusia dalam harta dan anak. dan janjikanlah mereka”, tidaklah janji syaitan kecuali tipuan.” (QS Al-Isra :64)Harta yang tidak dizakatkan, aku makan darinya. Aku juga makan dari makanan haram dan yang bercampur dengan riba, aku juga makan dari makanan yang tidak dibacakan nama Allah.
2. Aku minta agar Allah membiarkan aku ikut bersama dengan orang yang berhubungan dengan isterinya tanpa berlindung dengan Allah, maka syaitan ikut bersamanya dan anak yang dilahirkan akan sangat patuh kepada syaitan.
3. Aku minta agar boleh ikut bersama dengan orang yang menaiki kenderaan bukan untuk tujuan yang halal.
4. Aku minta agar Allah menjadikan kamar mandi sebagai rumahku.
5. Aku minta agar Allah menjadikan pasar sebagai masjidku.
6. Aku minta agar Allah menjadikan syair sebagai Al Qur’anku.
7. Aku minta agar Allah menjadikan pemabuk sebagai teman tidurku.
8. Aku minta agar Allah memberikanku saudara, maka Ia jadikan orang yang membelanjakan hartanya untuk maksiat sebagai saudaraku.Allah swt berfirman, “Orang-orang boros adalah saudara-saudara syaitan.” (QS Al-Isra : 27).
Tinggalkan ku..perlahan-lahan ku terima...
Ku dengar kau cinta sangat padanya
Ku dengar hatimu kini miliknya
Dia kan menjadi teman sehidup dan sematiAku menjadi sahabatmu
Siksanya mengakui kau teman biasa
Terpaksa ku terima itu hakikatnya
Yang pasti aku tak mahu lupakan cinta
Kau percik api membakar kenangan lama
Aku tak tahu menilai cintamu
Aku tak mampu pertahankan
Tinggalkanku, perlahan-lahan ku trima
Semakin ku sakit, semakin kau bahgia
Mengapakah aku jadi lemah
Sungguh ku tak sangka dia membawa jantungku bersamamu
Yang pasti aku tak mau lupakan cinta
Kau percik api membakar kenangan lama
Aku tak tahu menilai cintamu
Aku tak mampu pertahankan
Tinggalkanku, perlahan-lahan ku trima
Semakin ku sakit, semakin kau bahgia
Mengapakah aku jadi lemah
Sungguh ku tak sangka dia membawa jantungku bersamamu, bersamamu
Mengapakah aku jadi lemah
Sungguh ku tak sangka dia membawa jantungku bersamamu...
